Search

Penyebab Bau Mulut Meski Sudah Sikat Gigi yang Jarang Disadari

 

Bau mulut sering kali menjadi masalah yang mengganggu kepercayaan diri, terlebih ketika kondisi tersebut muncul meski kebiasaan menyikat gigi sudah dilakukan secara rutin. Banyak orang mengira bahwa sikat gigi saja sudah cukup untuk menjaga napas tetap segar. Padahal, dalam beberapa kasus, bau mulut justru dipicu oleh faktor-faktor lain yang tidak selalu terlihat dan sering luput dari perhatian. Memahami penyebab tersembunyi di balik bau mulut menjadi langkah awal yang penting agar penanganan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar efektif. Berikut daftar penyebab bau mulut tetap muncul meski sudah sikat gigi.

1. Mulut Kering

Salah satu penyebab utama bau mulut adalah mulut kering. Air liur berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu mengendalikan bakteri di rongga mulut. Saat produksi air liur menurun, misalnya karena kurang minum, tidur dengan mulut terbuka, atau saat berpuasa, bakteri lebih mudah berkembang dan menghasilkan bau tidak sedap. Untuk mengatasinya, penting menjaga asupan cairan dan memilih produk perawatan mulut yang tidak menyebabkan mulut semakin kering.

2. Sisa makanan di sela sela gigi

sisa makanan di sela gigi dapat membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Menyikat gigi saja sering kali belum cukup menjangkau area ini. Membersihkan sela gigi dengan benang gigi secara rutin akan membantu mengurangi risiko bau mulut yang berulang. Selain itu diperlukan juga penggunaan enzim mouthwash untuk menghilangkan sisa makanan yang sulit terjangkau oleh sikat gigi. Pilihan obat kumur untuk bau mulut salah satunya enzim mouthwash, tanpa alkohol sehingga tidak membuat mulut kering.

3. Penumpukan bakteri di lidah

Penumpukan bakteri di lidah juga sering menjadi sumber bau mulut. Banyak orang hanya menyikat gigi tanpa membersihkan lidah, padahal sisa makanan dan bakteri dapat menempel di permukaannya. Membersihkan lidah secara lembut setiap menyikat gigi membantu mengurangi bakteri penyebab bau.

4. Pemilihan produk perawatan mulut yang salah

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah jangan sampai salah pilih produk perawatan mulut. Kebanyakan orang memilih pasta gigi yang mengandung detergen, padahal ini dapat membuat mulut semakin kering sehingga memicu bau mulut. Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan produk pasta gigi untuk bau mulut yang memiliki formula lembut yaitu yang tanpa detergen sehingga mencegah mulut kering.

Pilihan terbaik adalah pasta gigi enzim karena tanpa detergen, mengandung enzim aktif dan protein sehingga mampu menjaga keseimbangan bakteri di rongga mulut. Beberapa pilihan pasta gigi nafas segar dari enzim yaitu pasta gigi enzim fresh mint untuk sensasi mint yang menyegarkan, bagi yang suka rasa lebih soft bisa menggunakan enzim classic mild. Pasta gigi enzim juga cocok digunakan saat puasa karena kandungannya dapat bertahan aktif membantu menjaga kesegaran nafas hingga 21 jam bahkan saat tidak makan dan minum. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, bau mulut dapat dikendalikan dan napas tetap segar sepanjang hari.

Bau mulut yang masih muncul meski sudah rutin menyikat gigi perlu ditangani dengan cara yang lebih menyeluruh. Tidak hanya menjaga kebersihan gigi, tetapi juga memastikan kelembapan mulut tetap terjaga, membersihkan lidah dan sela gigi, serta memilih produk perawatan mulut yang tepat.

 

Enzim Fresh Mint

Varian Fresh Mint dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut serta membuat nafas lebih segar. Produk ini aman digunakan untuk sehari-hari dalam jangka panjang mengandung enzim Amiloglucosidase (AMG), Gluco-oksidase (GO) dan Laktoperoksidase (LPO). Ketiganya berperan mengembalikan fungsi alamiah sistem laktoperokidase atau anti-bakteri di dalam air liur sehingga dapat mengontrol perkembangbiakan bakteri dalam rongga mulut.